Ciye's Blog

another different way of thinking.. because i am unique

Ada Aku Disini October 13, 2011

Filed under: my thought — ciye @ 5:17 pm

Rumput tetangga memang akan selalu terlihat lebih hijau. Seperti itulah juga yang akan selalu terjadi pada diri kita. Selalu merasa orang lain lebih dan lebih. Selalu tersibukkan oleh pandangan bahwa diri kita kurang dan orang lain lebih. Hum,, mungkin memang begitulah sifat dasar manusia, tidak pernah puas.

Ketika kita melihat ke kanan maka kita lihat wah si A pintar sekali membuat link, sedangkan saya wah jangankan link mencairkan suasana saja susahnya minta ampun. Ketika melihat ke kiri yang kita lihat adalah B dengan segala kelebihannya, cerdasnya, kepintarannya mengolah kata, pemikirannya, dan segala hal lebih dari dirinya. Ketika melihat ke belakang pun ada si C yang penuh dengan prestasi di tengah kesibukan luar biasanya dalam organisasi. Melihat ke depan pun tak luput dari si D yang selalu dikelilingi orang-orang, prbadi yang menyenangkan. Terlalu sibuk kita menoleh hingga lupa, ada diri kita di balik mata kita. Ada diri kita yang berdiri di situ dan menjadi penonton yang akhirnya mengalah sebelum berjuang.

Sesungguhnya setiap orang ‘wah’ yang kita lihat, yang seakan menurunkan semangat perjuangan itu adalah orang-prang yang sudah bisa memaksimalkan potensi yang ada di dirinya. Orang-orang bersyukur yang sadar bahwa dirinya mempunyai sesuatu dan mengembangkan sesuatu itu. Sementara sering akhirnya diri ini membutakan mata dan berkata ah dia mah emang dari sananya udah berpontensi. Akhirnya hanya diam dan tidak berbuat apa-apa. Hanya asyik menjadi penonton yang merutuki diri. Merukutuki nasib. Menjadi orang tanpa syukur.

Hei, diri ini sebenarnya ingin berteriak. Hei, aku ada disini. Aku juga punya sesuatu. Sesuatu yang orang lain tidak punya. Sesuatu yang ketika kamu tau cara memaksimalkannya maka sungguh kamupun bisa seperti orang-orang yang asyik kau pandangi itu. Karena kamu unik. Sungguh setiap manusia itu berbeda, bahkan sampai helaian rambutnya pun.

Kuncinya selalu bersyukur atas apa yang kamu miliki. Dan ekspresi syukur itu adalah memaksimalkan apa yang kamu punya. Mengoptimalkan usaha dimanapun kamu berada. Karena hanya kita yang bisa merubah diri kita dari seorang penonton menjadi aktor yang berlakon. Sungguh setiap manusia memiliki skenario terindah yang sudah di atur oleh Sang Pencipta.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dalam persembunyian May 23, 2011

Filed under: Uncategorized — ciye @ 6:07 pm

Abjad-abjad tersebar bagai balok warna-warni bocah
Tersusun ia menjadi pintu mengintip dunia
Melaluinya aku ujarkan kalimat bagai tepuk dan peluk
Aku goreskan kata menyala, membakar
Aku bisikkan bait bahagia menjalar-jalar
Aku nyanyikan hati sedih mendurja
Masih dari tempatku bersembunyi
Mengukuhkan aku ada
Diatas tarian kertas-kertas
Tawa itu terbahak jelas
Tangis itu menyayat berdarah-darah
Kata meluncur tanpa henti bahkan tidak oleh titik
Aku aku aku
Brak!
Kertas-kertas masih menari
Dalam tempatku bersembunyi
Gelap disini

23 may 2011- when i was attacked inside my brain

 

lima puluh hal bodoh-konyol-gila-bahagia May 6, 2011

Filed under: A piece of memory — ciye @ 1:49 pm

Grup alumni SMP di facebook berhasil membuat kenangan-kenangan jaman muda dulu menyeruak satu persatu. Membanjiri seluruh syaraf-syaraf di otak dan bluuuaarr!! Menjebol bendungan keinginan menulis mengenai kenangan-kenangan itu. dan taraaaa! Here I go…

Hal bodoh-konyol-gila-bahagia dalam memori saya masa jaman muda a.k.a jaman SMP:

  1. Geng wong pitoe alias geng bersepeda yang katanya ditakuti teman-teman sekelas. :P kalau dipikir-pikir nakutin darimananya coba. Kami kan masih polos-imut-tak berdosa.
  2. Baca komik di atas pohon kersem depan rumah memes sambil panen kersem tiap Sabtu
  3. Berimajinasi luar biasa sama-sama di bawah pohon kersem itu.
  4. Nari-nari india di kamar memes (hasil booming bollywood)
  5. Walkman dan ngerekam harapan-mimpi-cowok yang ditaksir-dll yang entah-apa-aja-lupa
  6. MiRC, friendster, dan internet
  7. Story telling about my favorite basketball team in front of entire school (ngapo pulo aku cerita-nya tentang tim basket ya)
  8. Main basket sampai diusir dari sekolah
  9. Melihara kucing yang dikasi nama two-B (kelas kami dulu namanya 2B sebelum ganti jadi 2 Aisyah). Kalau nggak salah inget pernah melihara burung juga.
  10. Jalan-jalan dengan bekicot di tangan saya. Dan saya merasa keren *yangkalaudiingatsekarang ieuks. Kok bisa??
  11. Ke sekolah bersama sepeda oren ngejreng. Yang kalau pulang berharap barengan sama si dia. Jadi ketemu di tmpt parkir nan sempit itu.
  12. Nonton anak kelas sebelah (cowok) main basket di lapangan
  13. Menang lomba nasyid yang membawa kami siaran di RRI
  14. Main teater waktu perpisahan kelas tiga dengan kostum serba hitam
  15. Bawa rumput dari rumah dan berharap rumput nan cantik tumbuh di halaman kelas
  16. Nge-razia laci kelas terus nemuin surat cinta punya orang yang kemudian dengan bangga diberikan ke ustadzah
  17. Nyimpen foto anak kelas sebelah yang kemudian ketahuan kepala sekolah dan saya pura-pura bego dan gila
  18. Main drama di kelas, untuk kelas, dan dari kelas (niat kali kami ya)
  19. Latihan yel-yel untuk kompetisi kelas
  20. Nge-dekor kelas jadi heboh dan hidup tiap awal tahun ajaran baru
  21. Dipanggil ke ruang BK gara-gara tuduhan mengolok-olok seorang ustadz
  22. Ditodong pake pisau supaya ngaku nyuri duit padahal ga tau apa-apa
  23. Tragedi pot bunga dipecahin ustadz karena suatu masalah
  24. Dua hari pusing sampai masuk UKS yang ternyata saya minus 1.5
  25. Minta ustadz nurhamdan nyanyi di kelas yang pasti kami semua di suruh tutup mata
  26. Main harry potter-harry potter-an
  27. Kungfu komang ria
  28. Salaman sama ustadzah yang berjejer tiap pagi kami dateng sekolah
  29. Telat masuk=shalat dhuha. Saya rajin! :P
  30. Kateringnya memes
  31. Tas berat ampuun yang dikomentari emak saya tercinta tiap hari
  32. Pulang ke rumah masuk kamar dan khusyuk dengerin radio
  33. Dapet buku dari ustadz Iqbal karena nilai geografi sempurna yang akhirnya membuat saya terobsesi dapet nilai Geografi bagus sampai SMA
  34. Ngambil mangga di depan masjid sekolah terus bikin rujak-an
  35. Main ke rumah temen yang ultah dan masak-masak
  36. Pernah mimpi sepedaan keliling purwokerto rame-rame
  37. Bikin sepeda bentuk kapal untuk pawai sepeda hias
  38. Nunggu dijemput sampai maghrib *lupa kalau ternyata disuruh pulang sendiri
  39. Ngejodohin2 temen yang akhirnya malah saya yang suka
  40. Tidur atau bikin puisi sembari nunggu bel bunyi waktu ujian *sebelum bel bunyi dilarang keluar
  41. Cepet-cepetan ngehafal juz 30
  42. Berantem sama seorang teman gara-gara gantungan kunci warna oren
  43. Nangis karena ‘diejek’ saya karena nilai saya yang nggak stabil *gampang terbuai ceritanya. Sekali bagus sekali terjun payung. (sensi kali lah)
  44. Menguasai UKS waktu kelas dua (padahal karena deket aja)
  45. Nangis-nangis di tangga masjid gara-gara cinta monyet
  46. Mendaki gunung, lewati lembah dengan sepeda tercinta dari SMP sampai Tambak Sari rame-rame
  47. Berenang di sungai dan pulang ke rumah teman dengan baju basah kuyup
  48. Megang rambut anak cowok waktu sparing class persiapan UAN, yang dia teriak2 lapor ustadzah padahal saya nggak sengaja
  49. Makan empat piring tiap pulang sekolah tapi tetap langsiiiiing (coba sekarang begitu juga)
  50. Request ke ustadz “ustadz, suratnya jangan panjang-panjang ya” waktu tarawih bareng di sekolah.

Ahh,, saya rindu jaman itu…

 

Akhir Tarian Dia Antagonis April 25, 2011

Filed under: my poems,Uncategorized — ciye @ 11:23 am

Hei lihat itu si dia antagonis

Duduk manis menatapku yang ternganga

Membeku, entah harus menyapa atau berlari sejauh-jauhnya

Akhirnya berhasil juga kaki ini kugerakkan

Maju ke hadapan, menyambut manis senyum dia antagonis

Bahkan menyalami dan bertukar kecup di pipi

Lihat

Lihatlah nightmare!

Kami berhasil melewati fase itu

Kami tumbuh

Karena ikhlas, karena Allah

Ya. Kuharap berakhir begini saja

Hingga tak perlu ada yang terdzolimi nanti

Di akhir waktu.

*ini episode terakhirku dan dia antagonis : ketakutan itu ada tapi tidak lagi mencekikku. Bayangnya tidak lagi menyudutkanku. Alhamdulillah..

 

Thankful April 13, 2011

Filed under: my thought — ciye @ 11:56 pm

Betapa syukur itu mudah, ya betul, saya yakin syukur itu mudah. Gratis dan menyenangkan. Bagaimana tidak mudah, cukup dengan mengucapkan alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Jangan salah, hal mudah ini juga merupakan bentuk syukur. Cukup dengan modal mulut, lidah, dan pita suara yang Allah Azza wa Jalla beri dan kesadaran akan nikmat-nikmat-Nya maka mudah bukan ekspresi syukur yang satu ini untuk diucapkan?
Satu lagi hal yang menunjukkan mudahnya syukur: sharing the happiness / ni’mat that Allah gives us alias menyebut-nyebut nikmatnya (tentunya dengan niat yang lurus). Sekarang coba siapa yang tidak suka berbagi cerita tentang kebahagiaan dapat rejeki 1 milyar contohnya atau betapa baiknya sahabat kita sehingga membantu kita untuk juga menjadi baik? See, everyone like to share their happiness, story about things they got and also about other people’s kindness.
When Allah gives something through other people, actually, our gratitude to them (read: ‘thank you’) could also be called as our thankful expression to Allahu Ar-Rozaq. But, of course there is a need of awareness that Allah is the great provider.
Tapi sayang seribu sayang, kesadaran itulah yang mahal (menghindari kata susah). Masih saja mulut berbibir dua, lidah tak bertulang, dan pita suara bergetar menghasilkan getaran bunyi yang merambat di udara yang kemudian terdengar di telinga berupa keluhan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa people have a common habit: complain about everything, every time, everywhere in every situation to everyone even to their Rabb!
Buka MATA, don’t you see everything around you is so perfect following Allah’s will?
Buka TELINGA, don’t you hear the sounds of nature that keep saying tasbih to Allah the Great?
Buka MULUT, don’t you curious about the taste sense on your tongue?
Buka HIDUNG, don’t you smell the marvelous scent of wet soil because of the rain?
Buka PIKIRAN, don’t you save so much information inside that small brain?
Buka TANGAN, don’t you feel the softness of the dew in the morning?
Buka HATI, ………………….. Do you feel anything?
Fyuuuh~
Padahal syukur itu mudah dan saya yakin bahwa syukur itu mudah. Nevertheless people should change their perspective often.
Bahkan akan sampai suatu tahap ketika seorang hamba merasa bahwa syukur ini adalah mudah, maka dalam situasi terburuk dalam hidupnya kombinasi mulut berbibir dua, lidah tak bertulang, dan pita suara bergetar itu membisikkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin. Thank Allah for everything you gave, give and will be given to me. Bersyukurlah, no more complain dan hidup pun menjadi menyenangkan. Sungguh ini adalah bentuk kebahagiaan dunia yang tiada tara, isn’t it?

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.